Langsung ke konten utama

New Post

Ulasan Buku: Orang-Orang Biasa

  Dear Reader ,  Aku jamin buku Orang-Orang Biasa ini bukanlah buku biasa. Buku ini istimewa karena memuat banyak 'pelajaran'. Terutama bagi pembacanya. Pelajaran kehidupan itu seputar penerimaan takdir, kesabaran, hati nurani dan penegakan kebenaran. Meski buku ini bercerita tentang Orang-Orang Biasa, dampaknya bisa luar biasa bila dibaca dengan penuh kesadaran dan dada yang lapang terbuka.  Karya Andrea Hirata  Itulah kekuatan karya seorang Andrea Hirata. Akan lebih baik bila sebelumnya rampung membaca buku pertamanya, yakni Guru Aini . Ada cerita kesinambungan antara keduanya. Keduanya sama-sama bagus, direkomendasikan untuk dibaca.  Buku ini bercerita tentang rencana perampokan yang dikerjakan oleh orang-orang biasa, orang-orang desa. Andrea Hirata mengemas muatan kebaikan lokal dalam cerita 'kejahatan putih'. Wah apakah serupa dengan 'white liar?' Wajib dibaca nih reader ! Rencana Besar Orang-Orang Biasa Bagaimana bisa, orang-orang desa itu merencanakan su...

Puasa Pekan 4 Tahap Kepompong

 Jurnal Puasa Pekanan Tahap Kepompong #pekan4

#melatihkonsistensi

#puasascrollmediasosialgadgettimesore

Pekan 4

Pekan ini pekan terakhir tantangan puasa di tahap kepompong Hutan Kupu Cekatan. Judul masih sama dengan 2 pekan sebelumnya, yakni : puasa scroll media sosial gadget time sore. Apakah progressnya sama dengan pekan-pekan sebelumnya? Berikut ceritanya :

Pekan 4 ini saya jarang tidur siang karena padatnya aktivitas, itu berimbas juga pada kegiatan gadget time sore. Tidak banyak waktu untuk leyeh-leyeh mager sebangun tidur siang, scroll medsos pun jadinya terkontrol. Telaah dari pekan-pekan sebelumnya mostly gadget time tak terkontrol saat bangun dari tidur siang. Maka saya pikirkan bagaimana cara mengatasinya. Kemarin coba terapin gagasan, bangun sebelum adzan ashar, kemudian scroll medsos hingga selesai adzan, kemudian segera bangun dan shalat. Cukup efektif! karena si kecil siang itu cepat tidur siang, dan di jam yang jauh dari waktu ashar (sebelum jam 1 siang). Lain ceritanya bila si kecil tidur siangnya mendekati waktu ashar (sekitar jam 2), waktu tidur siangku jadi sangat singkat, ujungnya bangun-bangun pusing dan mager, scroll medsos tak terkontrol deh!.

Sadar, habit ini yang cukup susah diubah. Namun niat ingin lebih produktif dan istiqomah shalat tepat waktu, jadi motivasi kuat! Walau puasa pekanan ini telah usai namun puasa mandiri ingin tetap kujalani. Satu dua strategi mungkin belum cukup untuk merubah diri, ku sesuaikan saja dengan situasi dan kondisi. Cara tepat pula adalah merancang rencana sebelum tidur berlangsung. Apa yang harus ku kerjakan dengan gadget saat 'mengumpulkan ruh untuk bangun' sehingga gadget time sore bisa efektif dan tetap produktif!



Jurnal Puasa Pekan 4 Tahap Kepompong Hutan Kupu Cekatan
Jurnal Puasa Pekan 4


Komentar

Postingan Populer